Sedetik lewat
Nafasku tertelan
Karam di tepi kesumat
Oleh binal kilau matamu
Dua detik lewat
Darahku mendesah
Mengalir tak tentu
Di pelupuk kutub auramu
Tiga detik lewat
Nafsuku terkapar
Tergelincuh malu
Di gerbang daun bibirmu
Empat detik lewat
Hasratku lelah
membujur lemah
teriris sabar yang angkuh
Lima detik lewat
Makiku membelandang
Diinjak tawar senyummu
2005
Bertemu Goenawan Mohamad
-
Oleh Falahi MubarokAda banyak perjumpaan yang datang tanpa direncanakan.
Namun, ada pula perjumpaan yang terasa seperti hadiah dari semesta. Bagi
saya, ber...
4 hari yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar