Saat Desember terbenam
tengoklah jendela kamarmu
di sana tlah kulampirkan
sajak malam jingga
dan secangkir bir
yang melarutkan
kenangan kita
Saat embun baru merangkaki bumi
lihatlah jendela kamarmu
di sana seikat mawar terkapar letih
durinya menelurkan benih-benih
yang kan menyemai masa depan kita
Apa yang mungkin detik berikan?
Selain bayanganku yang beranjak tua
Dan penungguan yang kian berkarat
Tengoklah ke jendela
Jenguklah anak kita yang menangis
dalam jubah dendam
karena pintumu terlalu kejam
tuk menyambut nasibku
Juli 2007
Based on: Kumpulan Puisi "Jangan Malu Pada Sepi"
Bertemu Goenawan Mohamad
-
Oleh Falahi MubarokAda banyak perjumpaan yang datang tanpa direncanakan.
Namun, ada pula perjumpaan yang terasa seperti hadiah dari semesta. Bagi
saya, ber...
3 hari yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar