Kutahu kau tak akan pernah membaca puisi ini, kekasih.
Sebab hatimu terlalu dalam untuk kuselam dengan kata-kata
Tapi aku tetap saja menulis puisi ini, kekasih.
Meski kabar tak akan pernah sampai
Karena takdir selalu tak sepakat dengan ketulusan
Kekasih, puisi ini tetap saja kutulis untukmu
Meski mungkin ia akan dihempas angin
Lalu pulang pada kesia-siaan
Namun bahagia kan selalu menemani keabadianku,
Karena akan selalu kuingat
Aku pernah menulis sebuah puisi cinta
Untukmu .........
17 Desember 2008
Belanda dengan sepeda, kebisingan rendah, polusi rendah, kesehatan
masyarakat meningkat
-
Belanda adalah negara dengan sistem transportasi berkelanjutan. Ada 22.8
juta sepeda sementara jumlah penduduk 17 juta di Belanda. Artinya, setiap
orang, d...
2 minggu yang lalu
1 komentar:
Puisi yg bgs
Posting Komentar