SINOPSIS FTV SCTV ROCKER LABIL PUJAANKU

By: Dean Joe Kalalo


Sky, cowok cuek dan urakan merupakan vokalis band Black Heart yang sangat fanatik dengan musik rock. Ia sangat alergi dengan musik-musik alay dan norak terutama dangdut. Di kampus Black Heart memiliki musuh kebuyutan, Jonata, sebuah kelompok musik dangdut yang cukup beken. Permusuhan mereka begitu tajam, sehingga sering menimbulkan saling sindir dan menghina satu sama lain antara personel-personelnya. Bagai anjing dan kucing, mereka tak pernah bisa berpapasan kapanpun dan di manapun.
Suatu saat Sky naksir berat dengan Windy, cewek cantik dan manis yang baru pindah ke kampus itu. Cewek itu penggemar berat musik dangdut. Ia selalu medendangkan lagu-lagu dangdut favoritnya kapan saja dan dimana saja. Menyanyi dangdut baginya adalah cara yang paling sreg untuk meluapkan perasaan, sehingga Windy kerap terlihat menumpahkan isi hatinya dengan menyanyi lagu dangdut. Ketika pertama kali ia menonton Joneta manggung di kampus barunya, Windy langsung kesemsem, terutama dengan Farid, vokalisnya.
Karena tergila gila dengan Windy, Sky melakukan segala cara untuk mendapatkannya. Windy yang terobsesi dengan segala sesuatu yang berbau dangdut, menganggap rocker seperti Sky sebagai urutan ke 20 lelaki yang dipertimbangkannya untuk dijadikan pacar. Dia selalu menghindar setiap kali Sky melakukan pendekatan. Sky bukanlah cowok yang pantang menyerah, dengan segala cara ia berusaha merebut hati dan perhatian Windy. Menciptakan lagu, mendatangi rumah Windy dan memberinya bunga, sembari berupaya merebut hati ayahnya yang terkenal garang. Di luar dugaan, ayah Windy yang di masa mudanya merupakan anak band, merasa nyambung ngobrol dengan Sky. Ia curhat ke Sky tentang dua anaknya yang tergila-gila dengan musik dangdut sementera dirinya penggemar musik rock. Ia pun merestui apabila anak gadisnya berpacaran dengan Sky.
Meski tidak suka dengan cowok rocker, namun di sisi lain, Windy tertarik juga dengan lelaki yang pantang menyerah. Karena perjuangan yang begitu gigih, ia akhirnya memutuskan menerima cinta Sky. Apalagi sangat jarang ada cowok yang mampu menjinakkan hati ayahnya. Tapi keputusannya ini bukan tanpa mahar. Sky diwajibkan  merubah penampilannya seperti bintang dangdut idola Windy. Sky kebakaran jenggot. Ia menolak keras, dan memohon kepada Windy bahwa apa saja akan ia lakukan asalkan cewek itu tak merubah penampilannya seperti itu.
Apa kata dunia, jika seorang rock star sangar yang sangat tersohor di kampus berubah wujud layaknya bintang dangdut. Tetapi Windy tetap bersikukuh, ancamannya tak tanggung-tanggung, pemutusan hubungan sebagai sepasang kekasih. Sky tak punya pilihan. Ia pasrah saja ketika Windy memake over penampilannya. Rambut gondrong yang sudah menjadi trademark dirinya, amblas. Tak ada lagi celana kulit atau jeans kumal sobek-sobek serta sepatu kulit boot hitam.
Sejak saat itu perubahan besar terjadi dalam dirinya. Ia mulai kekurangan waktu untuk nongkrong bersama-sama dengan anak-anak Black Heart. Teman-teman bandnya pun mulai merasakan perubahan ini. Saat mereka ada jadwal latihan rutin di studio, Sky tidak menampakkan diri. Ia hanya sibuk menemani Windy dengan mengikuti apa yang diperintahkannya. Rere, sang gitaris terpaksa kerja rangkap mengisi vokal. Lea, basis cewek Black Heart adalah personel yang paling dongkol dengan perubahan Sky akhir-akhir ini. Maklum saja, sudah cukup lama ia memendam rasa terhadap sang vokalis. Tetapi selama ini Sky hanya menganggapnya sebagai teman biasa. Ia sudah curiga, kalau Sky menyukai Windy. Sebagian besar teman-teman bandnya juga tidak setuju Sky memacari cewek norak penggemar dangdut itu. Tetapi Sky selalu bilang kalau ia tidak menaruh hati pada gadis itu sama sekali.
Lea memanas-manasi anggota Black Heart lain agar memberi peringatan keras kepada Sky, dan melarangnya berpacaran dengan gadis itu, karena hal ini dapat merusak reputasi band mereka. Rere termakan dengan provokasi Lea. Ia menelepon Sky, menegurnya dengan keras dan mengingatkan agar ia disiplin mengikuti jadwal latihan. Sky merasa tertampar dengan teguran itu, keesokan harinya ia datang mengikuti jadwal latihan.
Semua personel Black Heart terbelalak ketika Sky datang di studio dengan penampilan yang sama sekali beda. Sky mencoba bersikap biasa saja dan menganggap tidak terjadi apa-apa. Mereka kembali menanyakan kedekatannya dengan Windy. Lagi-lagi Sky menampik dan mengatakan tidak ada sesuatu yang spesial di antara mereka.
Menjalani hubungan “terlarang” dengan Windy, membuat Sky kelimpungan. Ia tak bisa leluasa ketemu Windy di kampus. Seringkali mereka berpapasan dengan anggota Black Heart, sehingga Sky panik dan berusaha mencari cara untuk menghindar.
Sore itu seperti biasa tanpa sepengetahuan teman-teman bandnya, Sky mengantar Windy pulang, sekalian mampir di rumah pacarnya itu. Di rumah, Rangga, adik Windy tampak berkumpul dengan teman-temannya sesama anak dangdut. Ia tampak gelisah, karena salah satu personel grup mereka tiba-tiba jatuh sakit, sementara dua hari lagi mereka harus tampil dalam lomba Mencari Bintang Dangdut Remaja. Setelah mengamati penampilan Sky, tercetus ide di kepala Rangga untuk meminta pacar kakaknya itu mengisi kekosongan personel grupnya yang sedang sakit. Seperti yang dapat diprediksi, Sky menolak setengah mati. Ia mendapat alasan yang pas karena umurnya sudah 21, sementara syarat peserta ajang ini maksimal 17 tahun. Tetapi Rangga mengatakan kalau hal itu bisa disiasati. Bujukan Rangga yang bertubi-tubi ditambah dukungan kuat dari Windy, membuat Sky menyerah. Ia pun langsung mengikuti latihan kilat menjadi personel grup vokal dangdut demi membantu adik pacarnya. Awalnya Sky kelabakan. Ia kesulitan mengikuti gerakan dance yang dikonsepkan mereka. Sky yang selalu tampil cool dan karismatik sebagai vokalis band rock di panggung merasa janggal dan konyol dengan hal ini. Namun dengan latihan berulang-ulang, ia akhirnya bisa menyesuaikan diri.
Hari perlombaan pun tiba. Grupnya Rangga bersiap-siap di belakang panggung. Sementara Windy di depan panggung untuk menyemangati mereka. Pembawa acara pun memperkenalkan ketiga juri Mencari Bintang Dangdut Remaja satu persatu. Ketika memandang para juri yang duduk di tengah, Windy terkejut. Ternyata salah satu juri perlombaan itu adalah Farid, pentolan Joneta yang sangat dikaguminya. Karena sumringah, Windy pun menghampiri Farid dan memperkenalkan diri.
Ia memberi tahu kalau mereka berdua satu kampus, dan ia sangat fans kepada Farid. Cowok itu bilang kalau ia baru tahu ternyata ada cewek secantik Windy di kampusnya. Windy tersipu malu namun hatinya berbunga-bunga. Ia lalu mengatakan bahwa sebentar lagi grup adiknya akan tampil. Farid yang terpukau dengan kecantikan Windy merasa betah berbincang dengannya. Ia pun meminta nomor handphone cewek itu.
Saat grupnya Rangga tampil, Farid terperanjat. Ia sama sekali tak percaya melihat Sky sebagai salah satu anggota mereka. Kesempatan ini pun tak disia-siakannya, ia memotret dan merekam dengan handphone aksi Sky di atas panggung. Selama beberapa saat Sky tak menyadari jika Farid ada di sana. Sesaat sebelum mereka selesai tampil, matanya baru bisa menangkap senyum licik Farid yang mengamatinya sejak tadi. Sky seperti ketiban durian jatuh namun ia berusaha tetap tenang.
Selesai mereka tampil Farid langsung menuju belakang panggung. Ia mencibir Sky habis-habisan. Sky menariknya ke tempat sepi dan mengancam Farid agar tidak mencari masalah dengannya. Sky menjelaskan kalau ia melakukan ini karena terpaksa.
Malam harinya Farid menelepon Windy. Ia mengatakan kalau grup adiknya mendapatkan nilai paling tinggi, namun mereka terancam gugur karena salah satu personelnya ternyata sudah melebihi batas umur. Tetapi Farid berjanji tidak akan membongkar jati diri Sky asalkan Windy menerima ajakan kencannya. Windy yang memang fans dengan Farid menerima tawaran itu. Saat mereka kencan Farid mengungkapkan kalau ia menyukai Windy.
Di kampus Farid membeberkan kepada semua orang bahwa sekarang Sky sudah insyaf dan telah menjadi anak dangdut. Ia menempel foto-foto Sky saat tampil di papan pengumuman kampus. Anak-anak Black Heart yang mengetahui hal ini naik pitam. Mereka mendamprat Sky dengan ganas. Mereka kecewa berat karena merasa harga diri band telah diinjak-injak. Sky dikeluarkan dari Black Heart saat itu juga.
Dipecat dari band yang telah melambungkan namanya membuat Sky frustasi. Ia diterpa perasaan bersalah dan rasa menyesal yang hebat. Di saat-saat seperti itu Windy malah bersikap apatis dan tidak mempedulikannya. Karena tidak suka dengan musik rock, Windy malah mendukung Sky untuk keluar dari Black Heart.
Sky mulai merasa seperti kehilangan jati dirinya selama berpacaran dengan Windy. Mereka berdua layaknya minyak dan air. Amarah Sky semakin memuncak saat ia memergoki Windy sedang makan bersama dengan Farid di kantin kampus. Setelah melampiaskan kemarahannya, ia memutuskan mengakhiri hubungan dengan Windy. Setelah itu kehidupan Sky menjadi semakin kelabu. Ia merasa sendiri karena semua orang seolah pergi dari kehidupannya. Namun ternyata Lea, pemain bass Black Heart masih setia datang menghiburnya.
Selama ini Black Heart berusaha mencari pengganti Sky. Namun tak ada satupun vokalis yang cocok dengan karakter band mereka. Karena bujukan Lea, anak-anak Black Heart akhirnya mau membuka pintu maaf kepada mantan vokalisnya. Sky pun kembali ke Black Heart dan berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama.
Setelah putus dengan Sky, Windy menghabiskan hari-harinya bersama Farid. Lama-kelamaan keduanya semakin dekat. Tetapi di sisi lain, Windy merindukan masa-masa kebersamaannya dengan Sky. Meski saling bertolak belakang, Sky adalah cowok yang sangat perhatian dan mampu membuatnya nyaman. Ia pun sadar bahwa Farid hanyalah obsesinya sebagai fans kepada idola, dan bukan orang yang dicintainya.
Hari itu Farid berencana untuk menyatakan cintanya kepada Windy. Rangga yang mengetahui rencana itu segera menjumpai Sky. Rangga membujuk Sky untuk kembali kepada Windy. Sky yang awalnya ragu, berhasil diyakinkan setelah mendapat dukungan anak-anak Black Heart. Ia pun bergegas mencari Windy. Di sebuah restoran ia melihat Farid sedang menggenggam mesra tangan Windy. Cowok itu kemudian menyatakan cintanya kepada Windy. Setelah bergumul dengan bertumpuk rasa, Windy mengungkapkan bahwa ia memang penggemar dangdut, tetapi cintanya hanya untuk seorang rocker. Mendengar ucapan Windy, Sky diliputi kelegaan dan kebahagiaan. Ia pun mendekati mereka dan menatap Windy.
“Rocker yang selalu memahami dan membuatku nyaman” ucap Windy seraya menatap Sky yang sudah muncul dihadapannya. Farid mengikuti tatapan Windy. Saat melihat sosok Sky berdiri di sana, ia memukul meja dan sadar bahwa ia telah kalah dengan sang rocker untuk mendapatkan hati Windy. Cewek itu berdiri dan menghampiri Sky. Mereka saling berpelukan erat.
Tanpa disadari semua personel Black Heart dan Joneta telah berkumpul di tempat itu. Tidak ada lagi aroma perselisihan tercium di sana. Mereka akhirnya sadar bahwa permusuhan selamanya tidak akan pernah membawa manfaat apa-apa. Black Heart dan Joneta akhirnya berdamai, dan memutuskan untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan masing-masing. Kedua grup musik itu kemudian mengadakan konser bersama-sama dalam satu panggung tanpa ada permusuhan.
















0 komentar:

Posting Komentar